Iman, apakah iman menurut persepsimu?
Bagaimana ketika cinta bertemu dengan sebuah keimanan yang sejati namun orang di luar sana melihat ini bertentangan??
Beberapa tahun yang lalu, buat saya dan wahyu menjadi suatu hal yang mengganjal atau mungkin hanya untuk saya pribadi... Kami berdua datang darii keluarga yang menganut agama yang berbeda dengan ritual2 agama yang tentu saja berbeda pula... Namun kami berdua merasa sangat nyaman untuk bersama dan saling mendukung satu sama lain... Kami merasakan kasih Tuhan dari kebersamaan kami, kami belajar menghargai, kami belajar melihat nilai lain dari masing-masing ritual yang berbeda tersebut dan semuanya terlihat indah. Tujuh tahun bersama, kami tidak pernah bertengkar karena perbedaan ritual tersebut atau berusaha mencari mana yang paling benar justru kami merasa tak ada yang salah dengan perbedaan-perbedaan yang ada.
Di satu sisi, saya merasakan secara pribadi bukanlah suatu masalah ketika saya harus membagi kehidupan ini dengan seseorang yang berbeda agama dengan saya. Bahkan saya pun merasa tak masalah jika ternyata anak saya tak seagama dengan saya, asalkan dia berguna bagi sesama dan semesta.
Hal ini tentu tak mudah untuk banyak orang dan di keluarga kami, tapi kami terus berusaha membagikan kebaikan keberadaan kami berdua.... satu persatu tahapan untuk maju ke tahapan yang lebih serius pun akhirnya kami lewati, walaupun tidak selalu berjalan mulus tanpa halangan... tetapi semua menunjukan progress yang baik...